Dalam penerbangan antara Jakarta ke Dubai, saya sempat nonton film tentang Nelson Mandela yang berjudul Goodbye Bafana. Film ini menceritakan tentang hubungan yang dekat antara Nelson Mandela dengan sipir penjara yang selalu mengawalnya bernama James Gregory.
Dari akting pemainnya mungkin kurang berbobot, tapi konten ceritanya sangat bagus. Neslon Mandela mempunyai karakter yang sangat kuat. Sehingga dia bisa mempengaruhi James Gregory, yang kemudian memiliki rasa hormat yang begitu tinggi kepada Madiba, Nelson Mandela.
Bahkan Mandela menasehati James untuk menyekolahkan Brent, anak laki-lakinya, untuk bisa mneyelesaikan pendidikannya sampai universitas. Kebesaran jiwa seorang Mandela, walaupun dia sendiri kehilangan anak-anak lakinya karena kecelakaan mobil, dia masih membagi perhatiannya untu anak laki-laki sipir penjara James.
Tidak heran apabila Mandela sekarang menjadi sebuah ikon internasional pemimpin berjiwa besar dan berhasil melakukan rekonsiliasi antara warga South Africa kulit hitam dan kulit putih yang dulu terpisahkan oleh politik apartheid.





