Oleh: sbaskoro | April 4, 2008

Mengapa kompor bisa meledak?

Kebakaran yang disebabkan oleh listrik selama ini masih menduduki urutan pertama. Kemudian diikuti oleh kompor yang meledak dan ledakan oleh gas LPG . Mengapa ledakan itu bisa terjadi?

Memahami proses terjadinya ledakan ini akan meningkatkan kewaspadaan orang dalam memakai kompor minyak tanah atau kompor gas LPG.

Waktu kecil dulu saya pernah main mercon bumbung (petasan bambu) di desa kakek saya di daerah Prambanan. Bambu yang dipakai biasanya bambu petung, karena kuat dan memiliki kulit yang tebal. Biasanya kita potong sekitar 2 m, kemudian membuat lubang di salah satu ruasnya (dekat pangkal bambu). Kemudian sekat antar ruas dipecah atau dilubangi dengan linggis sampai keujung yang satunya.

Di ruas yang dilubangi (diameter sekitar 3-4 cm) diisi dengan minyak tanah, ujung yang satunya dinaikkan sedikit. Seakan-akan mau menembak ke atas. Di bawah ruas yang berisi minyak tadi dipanasi dengan api. Kemudian kita siapkan penyulut dengan tongkat yang agak panjang. Ketika ada kelihatan asap keluar dari ruas yang dilubangi, kemudian disulut dengan api. Ledakan akan terjadi, karena asap dari minyak tanah tersebut akan meledak ketika kena api.

Analogi ledakan kompor minyak tanah prosesnya hampir sama. Ledakan terjadi ketika ada uap dari minyak tanah yang tersambar api. Uap minyak tanah akan muncul ketika kompor mulai digunakan, karena adanya panas yang merambat ketempat penyimpanan minyak tanah di kompor. Uap dari dalam tempat minyak tanah di kompor bisa keluar ketika ada salah satu sumbu yang habis, sehingga uap keluar dari lubang sumbu yang habis tersebut.

Jadi perawatan kompor minyak tanah yang terpenting adalah memastikan bahwa semua sumbu dalam kondisi baik dan cukup panjang. Apabila sudah ada yang terlalu pendek atau tidak menyentuh minyak tanah, harus diganti. Pastikan semua lubang sumbu tertutup oleh sumbu yang baik.

Dulu pernah saya lihat ada kompor minyak tanah yang tempat penyimpan minyak tanahnya terbuat dari gelas. Selain bisa melihat banyaknya minyak tanah dalam kompor, juga bisa melihat kalau semua sumbu terendam dalam minyak tanah. Serta tempat penyimpanan minyak tanah itu tidak cepat panas, karena sifat gelas yang merupakan penghantar panas yang buruk.

Lalu bagaimana halnya dengan ledakan di kompor LPG?

Kembali ke cerita mercon bumbung di atas. Selain minyak tanah, ada juga orang yang memakai karbit dan air. Saya memakai cara ini waktu di Semarang. Orang menyebutnya mercon pendem, kami menyebutnya mercon karbit. Karbit (calcium carbide) bisa dibeli di toko bahan bangunan.

Mercon karbit sangat gampang membuatnya. Waktu itu kami memakai kaleng Khong Guan biskuit dan Regal biskuit. Keduanya dipendam dalam tanah, dengan posisi kaleng Khong Guan berada di belakang (sebagai tempat menyimpan campuran karbit + air yang telah ditempatkan dalam ciduk kecil), kemudian kaleng Regal dibuang dasarnya sehingga lebih menyerupai tabung pendek yang keduanya ujungnya terbuka diletakkan di depan keleng Khong Guan dengan posisi agak menghadap ke atas.

Untuk memastikan bahwa kaleng-kaleng itu tidak terangkat ketika ledakan terjadi, maka kita beri batu-batu besar sebagai pemberat di atasnya. Kadang kalau kurang puas masih ditambah semen agar batu-batu itu menyatu. Setelah konstruksi dasar selesai, kita cari penyumbat ujung kaleng Regal. Kaleng biskuit Khong Guan diberi lubang penyulut di atasnya.

Nah, kemudian kita siapkan bahan peledaknya. Yaitu dengan memasukkan karbit dalam ciduk yang diisi air. Semakin besar gas karbit (acetylene) yang terakumulasi, semakin keras ledakan yang dihasilkan. Besar-kecilnya karbit yang dipakai, menentukan jumlah gas yang dihasilkan. Lalu dimasukkan dalam kaleng Khong Guan yang terpendam, dan ujung kaleng Regal ditutup dengan penyumbat. Kemudian ditunggu beberapa saat, lalu sumbat penyulut dan sumbat moncong depan dibuka dan disulut dari lubang penyulut. Gas karbit yang terakumulasi dalam kaleng Khong Guan dan Regal akan meledak.

Apa hubungannya dengan ledakan di kompor gas LPG? Dalam kecelakaan ledakan kompor LPG, ternyata pada umumnya tabung LPG-nya tidak meledak. Banyak orang berpikir bahwa ledakan kompor gas LPG disebabkan oleh meledaknya tabung gas LPG.

Sebenarnya yang meledak adalah gas yang ada di udara, seperti gas karbit yang meledak dalam mercon karbit/pendem di atas. Masih belum yakin? Anda punya korek api gas? Coba anda hidupkan, ketika percikan api menyambar gas yang keluar tidak terjadi ledakan. Tetapi munculnya api di ujung korek api gas tersebut.

Jadi ledakan kompor gas LPG, pada umumnya disebabkan oleh karena adanya kebocoran di sistem kompor gas tersebut. Mungkin di selang atau disambungan ke kompor atau regulator yang terpasang di tabung gas LPG. Besar kecilnya ledakan tergantung konsentrasi gas yang terakumulasi di ruang dapur. Semakin banyak gas yang terakumulasi, ledakan yang terjadi akan semakin besar ketika ada penyulutnya seperti korek api atau rokok.

Sebenarnya gas LPG itu tidak berbau, karena itu diberi aroma yang menyengat hidung agar ketika terjadi kebocoran bisa terdeteksi secara dini.

Gas LPG lebih berat dari udara, maka letakkan kompor selalu lebih tinggi dari tabung. Dan demi keselamatan perlu dipikirkan meletakkan tabung LPG di luar dapur.

Setiap kali sebelum memakai kompor gas LPG, pastikan buka semua jendela dan pintu dapur juga hidupkan exhaust fan. Ini untuk memastikan tidak adanya gas yang terakumulasi di dapur apabila ada kebocoran.

Pastikan selang dan regulator yang dipakai dengan kualitas yang baik. Pilih selang yang tidak mudah retak-retak.

Mengapa tabung LPG pada umumnya tidak meledak ketika terjadi kebakaran? Karena tekanan dalam tabung yang besar tidak memungkinkan untuk api  merambat kedalam. Api hanya menyala di lubang dimana gas itu keluar. Tabung LPG yang bertekanan atau isinya masih cukup banyak akan meledak, apabila tabung tersebut terpanggang api. Ini seperti ketika kaleng bekas cat pilox, hairspray, atau gas refill untuk korek gas dibuang ke dalam tempat sampah. Ketika sampah dibakar, kaleng itu akan meledak.

Nah selamat memasak, baik pakai kompor minyak tanah ataupu kompor gas LPG. Dan selalu waspada, utamakan keselamatan ….

Beberapa link yang bermanfaat:

http://www.indomedia.com/Intisari/1999/oktober/kompor_bbg.htm

http://www.shell.com/home/content/my-en/shell_for_the_home/gas_lpg/shellgastips_10160910.html (jangan lihat mereknya, tapi ikutin petunjuk keselamatannya.


Responses

  1. artikel ini cukup menarik, terlebih pada saat masyarakat mulai banyak menggunakan kompor berbahan bakar LPG. sayang, sosialisasi lewat internet masih jarang yang dapat mengaksesnya,terlebih ibu rumah tangga.

  2. Awas lho, pada tamu yang suka memeriksa tabung kita sambil jualan regulator. Dia bisa main sulap. Di ujung regulator yang keluar ke slang ada klepnya dari bola baja kecil (gotri). Pada saat memeriksa dia bisa masukkan sesuatu (biasanya ijuk) untuk menghambat kerja klep. Kemudian dia tunjukan bahwa regulator itu sudah tidak bekerja normal. Tujuannya agar bisa jual regulator baru.
    Tip: Coba teriksa dengan melepas regulator dari tabung dan melepas slang dari regulator, buka nozelnya yang biasanya dari kuningan dan cek jangan-jangan di dalamnya ada banyak ijuk.

  3. Setiap ada permasalahan yg timbul dari tabung lpg, selalu saja rakyat yg di persalahkan. Sebenarnya kalo pemerintah bersifat ksatria, masalah ini timbul karena PEMERINTAH juga yang memaksakan konversi minyak tanah ke lpg. Seharusnya pemerintah bertindak cepat dgn mereview masalah tabung2 lpg tsb. secepat waktu memaksa program konversi, tidak saling lempar tanggung jawab antar instansi.
    Rakyat kita selalu saja di bodohi , dibohongi & dikorbankan…….sudah saatnya rakyat menuntut hak2nya……masalah tabung meledak ini hanyalah sebagian kecil dari problem bangsa ini, masalah2 lain yg lebih besar spt kasus century, mafia hukum, mafia pajak dll, tidak akan pernah terkuak apalagi masalah tabung lpg meledak !!!!….
    Selama bangsa ini dipimpin oleh orang2 BODOH, TOLOL & iIDIOT, problem2 bangsa ini tidak akan pernah dapat diselesaikan, Bagaimana menyelesaikan masalah yg besar2 yg kecil saja tdk beres2 ?????? tunggu banyak korban berjatuhan baru ribut, itupun tidak dengan cepat diperbaiki. ya…hanya orang2 seperti merekalah yang kerjanya lambat (TELat MIkir), mereka adalah orang2 yg punya banyak titel tetapi tidak punya moral, sehingga kerjanya hanya bisa KORUPSI, KORUPSI & KORUPSI yg ada di otaknya hanya UANG….UANG….UANG untuk mengembalikan modal pd waktu kampanye dulu….yang isinya hanya slogan …..JANJI TINGGAL JANJI…….
    Saya tidak takut ditangkap karena menulis ini, karena itu berarti adalah cerminan aparat / pejabat kita yang pandai mengalihkan isyu & juga pandai bicara saja kalau sedang adu argumen & beraninya hanya kpd rakyat kecil, ………Wassalam

  4. salam kenal….
    juga mohon ijin untuk mengcopynya, dan membaginya buat temen-temen yg mungkin membutuhkannya.
    terimakasih

  5. Artikelnya sangat bagus dan menarik bos…
    ijin copas bos…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: