Oleh: sbaskoro | Agustus 6, 2008

Pengalaman bekerja di daerah Kaspia (3)

Kazakhstan adalah negara yang terkaya dibandingkan ke-empat negara tersebut. Negara ini juga memiliki wilayah yang sangat luas (luas daratan adalah urutan ke-9 sedunia, sedangkan Indonesia urutan ke-16), dengan penduduk hanya sekitar 16 juta jiwa (bandingkan dengan Indonesia yang sekitar 220 juta jiawa). Kekayaan alam di Kazakhstan sangat berlimpah, mulai dari minyak (memiliki cadangan sebesar 9 miliar barrel, dengan produksi sekitar 1.3 juta bbl/d), gas alam, batu bara (juga CBM) dan uranium (ke-tiga di dunia setelah Canada dan Australia).

 

Walaupun memiliki cadangan minyak yang besar, Kazakhstan memiliki tantangan yang besar untuk memproduksinya. Terutama di daerah Tengiz (TCO) yang mengandung H2S di dalam reservoirnya. Juga struktur reservoir yang sangat kompleks (Karachaganak, Tengiz, Kashagan), sehingga membutuhkan teknologi yang cukup maju untuk bisa memproduksinya secara optimum. Bahkan produksi pertama dari Kashagan field harus tertunda hingga tahun 2012-2013, yang menimbulkan konflik antara operator dan pemerintah Kazakhstan.

 

Akhir-akhir ini Kazakhstan juga sedang memulai untuk bisa menghasilkan gas CBM dari daerah batu-bara sekitar Karaganda. Kebetulan perusahaan saya terlibat untuk field study CBM di daerah ini.

 

Uzbekistan dan Turkmenistan memiliki cadangan yang cukup besar untuk gas. Amu Darya basin yang terletak di perbatasan ke dua negara tersebut (bahkan sampai ke Afghanistan dan Iran), merupakan penyimpan cadangan gas alam yang sangat besar mencapai sekitar 200 Tcf.

 

Turkmenistan sekarang telah jauh terbuka dibandingkan pemerintahan yang lalu, dan memperbaiki hubungan diplomatiknya dengan Azerbaijan. Kedua negara tersebut sebenarnya dihubungkan oleh struktur reservoir yang memanjang di Laut Kaspia, mulai dari Baku – Azerbaijan hingga ke TurBalkanabat (dulu Nebitdag) – Turkmenistan. Dan terjadi konflik setelah bubarnya Uni Soviet untuk menentukan batas kedua negara di sekitar daerah kaya minyak ini. Dulu Iran pun hampir terlibat konflik dengan Azerbaijan, namun Turkey yang mendukung Azerbaijan segera mengirim pesawat tempur untuk bermanuver di atas Laut Kaspia.

 

Turkmenistan juga telah membuka pintu terhadap operator minyak besar lainnya seperti Chevron, ExxonMobil, BP. Yang jelas CNPC telah melangkah lebih jauh dengan mempersiapkan pipe line langsung ke China.

 

Uzbekistan pun juga sedang ramai didatangi oleh para investor minyak dan gas. Aral Sea bagian Uzbekistan juga sedang akan dieksplorasi, dan sebuah konsorsium pun telah dibentuk. Petronas pun mendapatkan tambahan konsesi karena hubungan G-to-G antara Uzbekistan dan Malaysia, padahal daerah ini dulu telah dijanjikan kepada Gazprom.

 

Kekayaan alam yang berlimpah di negara sekitar Kaspia tersebut, merupakan rahmat Tuhan yang sangat besar. Terutama dibandingkan dengan besarnya populasi di negara-negara tersebut yang relative sangat kecil dibandingkan dengan Indonesia (Azerbaijan 9 juta, Kazakhstan 16 juta, Uzbekistan 26 juta dan Turkmenistan 5 juta jiwa).

 

Dulu Hashim Djojohadikusumo punya bisnis minyak disini, dengan bendera Nations Energy yang berkantor di Kanada. Kedua perusahaan tersebut adalah JSC Karazhanbasmunai di Kazakhstan yang telah dijual ke CITIC group (perusahaan China) dan Karasu Operating Company yang baru saja di jual kepada Globa Energy Inc. yang berkantor di UK.

 

Apabila semuanya dikelola dengan baik, tidak mustahil sepuluh atau dua puluh tahun ke depan daerah ini akan menjadi daerah yang sangat kaya. Kazakhstan juga memiliki visi 2030, yang hampir mirip dengan salah satu wacana Indonesia 2030. Kazakhstan 2030 memiliki program jangka pendek 1 tahun, jangka menengah 3 tahun dan jangka panjang 5 tahun.

 

Ok, mari kita tunggu dan lihat apa yang akan terjadi di daerah ini sekitar 20 tahun lagi.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: