Oleh: sbaskoro | Agustus 6, 2008

Pengalaman kerja di daerah Kaspia (1)

Seperti halnya Nigeria, daerah Kaspia sudah tidak asing lagi bagi saya. Bisa dikatakan bahwa penugasan saat ini adalah penempatan saya yang ketiga kalinya di daerah ini.

 

Yang saya maksudkan dengan daerah Kaspia adalah negara-negara yang berada di sekitar laut Kaspia. Dalam hal ini khususnya adalah Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan dan Turkmenistan.

 

Kunjungan untuk pertama kalinya adalah ke Baku – Azerbaijan, pada tahun 1997. Pada saat itu saya dalam masa transisi pindah tugas ke Belanda dari Balikpapan – Indonesia. Azerbaijan menghubungi manager saya, bahwa mereka membutuhkan seorang wireline field engineer untuk mengerjakan pekerjaan logging di lepas pantai Kaspia untuk sementara.

 

Terus terang saya tidak pernah membayangkan seperti apa kota Baku itu. Saya terbang ke Baku lewat Istanbul –Turki. Sesampainya di Baku saya harus meninggalkan passport saya di airport, dan itu memang sesuai dengan petunjuk dari kantor di Baku. Kemudian pihak imigrasi hanya memberikan secarik kertas. Dan syukurlah esok harinya, karyawan kantor telah mendapatkan kembali passport saya.

 

Ada teman saya yang komentar, kenapa saya suka bekerja di daerah yang ada konflik. Memang dulu Azerbaijan dan Armenia terlibat perang memperebutkan daerah Nagorno-Karabakh di sebelah barat Azerbaijan. Yang kemudian melalui PBB, peperangan dihentikan tahun 1993 tapi Azerbaijan harus kehilangan sebagian daerah tersebut.

 

Saya berada di Baku hampir selama 2 bulan, namun pekerjaan pada akhirnya dibatalkan. Akhirnya yang saya lakukan adalah mengatur wireline base sementara di CSM Base, dekat pabrik semen Garadag di luar kota Baku. Pada saat itu saya tidak banyak berhubungan dengan orang lokal, jadi saya nggak perlu belajar bahasa Rusia.

 

Lima tahun kemudian, tepatnya Agustus 2002, saya kembali ke Baku. Dan posisi saya telah berubah menjadi petrophysicist, yang pekerjaan utama adalah technical support untuk formation evaluation.

 

Baku telah berubah banyak pada saat itu. Sistem aplikasi visa di airport sudah lebih teratur, dan bisa didapatkan pada saat kedatangan. Asalkan kita telah mendapatkan surat undangan resmi dari kantor yang di stempel oleh kantor imigrasi.

 

Walaupun saya berkantor di Baku, tapi wilayah  kerja meliputi Azerbaijan, Turkey, Kazakhstan, Uzbekistan dan Turkmenistan. Namun usaha saya untuk mengunjungi Turkmenistan pada saat itu beberapa kali gagal. Hal ini berhubungan dengan wabah SARS dan pengeboman di Bali.

 

Beberapa kali saya mengunjungi Istanbul dan Ankara di Turkey. Ini merupakan perjalanan favorit saya. Di Istanbul saya mengunjungi daerah wisata seperti Aya Sofia, Mesjid Sulaiman, bazaar; kemudian makan di sebuah restoran di balkon sebuah gedung sehingga bisa menikmati suasana selat Bosphorus. Restoran ini berada di Istanbul di bagian Eropa.

 

 

Bekerja di Baku tidak banyak masalah, kebanyakan orang bisa atau setidaknya berusaha untuk bisa bahasa Inggris. Dan mereka lebih menggiatkan penggunaan bahasa Azeri.

 

Di Baku klien utama kami adalah BP. BP menempati kantor Villa Petrolia, yang dulu merupakan milik Noble (penemu dinamit). Sejarah minyak di Baku sudah terkenal sejak lama. Bahkan disebutkan bahwa orang di Baku telah memakai minyak dari dalam tanah, pada saat orang Eropa masih memakai minyak dari ikan paus.

 

Lapangan minyak Bibi Heybat di Baku adalah lapangan minyak tertua, terletak dekat pantai. Tempat ini pula pernah dijadikan tempat pengambilan gambar film James Bond “The World Is Not Enough”.

 

Pada saat itu saya sempat pula mengunjungi Almaty, Aktobe, Atyrau dan Aktau di Kazakhstan. Pesawat terbang yang dipakai pada saat itu adalah YAK-40, AN-24 atau TU-134

 

Lapangan terbang di Almaty pada saat itu masih dibangun. Penerbangan lewat Aktau di musim dingin pada saat itu sangat menyiksa. Karena pada saat transit ke Baku, kita harus menunggu di sebuah ruangan tanpa penghangat.

 

Tahun 2003 saya harus mengunjungi klien di Tashkent – Uzbekistan. Pada saat itu saya menginap di hotel Bumi, yang merupakan milik Bakrie (sekarang telah dijual ke orang Indonesia lainnya). Di Tashkent kita harus memiliki uang tunai, kartu kredit tidak bisa banyak dihandalkan.

 

Dan pada tahun 2004 bulan Maret, saya dipindah-tugaskan ke Nigeria. Di Nigeria saya tinggal selama 2,5 tahun.

 


Responses

  1. salam damai…

    nama saya Zahir mahasiswa perguruan tinggi negeri di bandung. bulan november saya dapat undangan ke Azerbaijan. untuk konferesi international. saya mau nanya cara cepat dan murah menuju kesana bagaimana…

    Terimakasih…
    zahir
    azie7zahir@yahoo.com

  2. Zahir,
    untuk murahnya saya kurang tahu, tapi untuk cepat sampai di Baku (ibu kota Azerbaijan) biasanya saya pakai Emirates untuk Jakarta – Dubai, kemudian pakai Azerbaijan Airlines (Azal) utk Dubai-Baku.
    Sebagai informasi tgl 15 Oktober akan ada Pemilu di Azerbaijan, semoga bulan November tidak ada masalah politik di sana.

  3. salam kenal,

    saya wina. ingin bertanya tentang turkmenistan. karena suami saya perJuni ini akan based di turkmenistan. di caspian sea offshore. saya sedikit was was. maklum, karena jauh sekali. bisa diinfokan apakah turkmenistan tempat yg aman untuk ditinggali?apakah ada WNI yg kerja disana juga?bila bapak memiliki kenalan WNI di Turkmenistan alangkah menenangkan saya bila ada infonya.

    terima kasih
    wina

    • Hello Wina,
      Suaminya akan bertugas di kota mana? Asgabat atau Balkanabad?
      Saya tahu ada orang Indonesia di Balkanabad.
      Salam …

      • guest house nya di turkmenbasy pak. karna dekat dengan caspian sea nya. tp meskipun jauh dr balkanabad, bila ada kenalan di sana bisa terbantu sekali. setidaknya bisa bertukar informasi di turkmenistan nanti.

        terima kasih atas fast response nya
        wina

      • perkenalkan pak nama saya :abdul bassar .asal :sidoarjo . lahir 18-04-1989.pak bagaimana caranya kerja di turkmenistan.. saya berminat pak kerja di sana.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: